Penelitian

RISET PUSAT PENELITIAN INFRASRUKTUR DAN KEWILAYAHAN (PPIK) ITB

Tahun 2017

1. Riset Unggulan tentang Sistem dan Pengelolaan Infrastruktur Kewilayahan Megacity di Koridor Jawa

Penelitian  ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem dan pengelolaan
infrastruktur kewilayahan megacity di koridor Jawa. Tingginya pertumbuhan
perekonomian di pulau Jawa diiringi dengan pembangunan skala besar baik terakit
infrastruktur, perumahan, serta transportasi yang bertujuan untuk mengantisipasi
tantangan yang mungkin terjadi.
Studi – studi yang dilakukan saat ini masih hanya berfokus pada dampak terhadap
pembangunan skala besar baik terhadap ekonomi maupun masyarakat yang dilakukan
secara parsial atau per spot objek pembangunan. Belum ada studi yang membahas
pembangunan skala besar dalam konteks kewilayahan sebagai suatu sistem yang saling
terkait satu sama lain. Selain itu juga belum ada studi terkait dengan proses dan strategi
perencanaan hingga penilaian dampak yang mungkin timbul sebagai satu kesatuan,
sehingga hasil yang ada belum mampu menggambarkan kompleksitas dinamika yang
terjadi saat ini beserta implikasi yang komprehensif. Terkait hal tersebut, maka studi
ini akan melihat bagaimana sistem dan pengelolaan infrastruktur kewilayah megacity
di koridor Jawa.
Hasil dari penelitian dimaksudkan untuk memberikan kontribusi terhadap
perkembangan pengetahuan tentang sistem dan pengelolaan infrastruktur kewilayahan
megacity di koridor Jawa serta memberikan rekomendasi kebijakan model pengelolaan
infrastruktur kewilayahan megacity di koridor Jawa bagi pihak-pihak terkait, baik di
tingkat pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota.
2. Riset tentang Kampung kreatif di Bandung, Semarang, Pekalongan, dan Solo

Di antara kota-kota di dunia yang kian menjadi bagian dari aktivitas ekonomi global, banyak kota di negara berkembang yang justru hidup dengan informalitas. UCL beserta Kota Kita (Solo), Undip (Semarang), dan ITB (Bandung) melakukan riset yang bertujuan untuk memetakan inovasi di sektor informal yang dapat ditemui di kampung kota. Riset ini bertumpu pada beberapa poin, yaitu;

(a) tingkat inovasi

(b) jenis inovasi (incremental/radikal, baru bagi individu atau baru bagi pasar)

(c) penggagas (perempuan atau laki-laki) dan asal muasal (warisam atau adaptasi, bisnis atau rumah tangga)

(d) efek bagi lingkungan sekitar; dan

(e) aspirasi dari pelaku usaha.

Riset ini dirancang untuk dapat menggambarkan aspek geografi dari sektor ekonomi informal dan inovasi yang dihasilkannya. Studi kasus di tiap kota berfokus pada pentingnya lokasi sektor tersebut di lingkup intra-urban serta aspek keberlanjutan dari usaha yang dijalankan. Selain itu, riset ini juga akan membandingkan informalitas yang terjadi di  lingkup inter-urban pada tiga kota, yaitu Solo, Bandung, dan Semarang. Selama proses riset berlangsung, tim dari ketiga kota tersebut dan UCL akan berkomunikasi untuk saling berbagi pengalaman dan pembelajaran. Riset ini berlangsung selama kurang lebih satu tahun, dimulai dari April 2017 hingga April 2018.

 

Tahun 2016

  1. TAHUN 2016 – STUDI POLA RELASI KUASA (POWER RELATION) DALAM PENGELOLAAN HULU SUNGAI CITARUM
  2. TAHUN 2016 – ANALISIS VARIABILITAS BASEFLOW DAS CITARUM HULU
  3. TAHUN 2016 – KAPASITAS KOMUNITAS SEBAGAI MODAL DASAR DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN LINGKUNGAN SUB DAS CITARUM HULU
  4. TAHUN 2016 – TOWARDS INTEGRATED AND SUSTAINABLE GOVERNANCE OF JAKARTA MEGACITY

 

Tahun 2015

  1. TAHUN 2015 – KAPASITAS KOMUNITAS SEBAGAI MODAL DASAR DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN LINGKUNGAN SUB DAS CITARUM HULU
  2. TAHUN 2015 – ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN BERBASIS KONEKTIVITAS DAN EFISIENSI
  3. TAHUN 2015 – CO BENEFITS OF COMMUNITY BASED WATER SUPPLY MANAGEMENT
  4. TAHUN 2015 – PENGARUH PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR EMBUNG DALAM MENYEDIAKAN AIR UNTUK MENUNJANG KEGIATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KECAMATAN RANDUBLATUNG, BLORA